BERANDA》MAKALAH》Jaringan Komputer 1
MODUL 6 & 7 OSI LAYER
DASAR TEORI & PERCOBAAN
OSI adalah referensi komunikasi dari Open
System Interconnection.
OSI
model digunakan
sebagai titik referensi untuk membahas spesifikasi protokol.
A.
Layer pada OSI
OSI model terdiri dari 7 layer. Dimana bagian atas dari layernya (layer 7,6,dan 5) difokuskan untuk bentuk pelayanan dari suatu aplikasi. Sedangkan untuk layer bagian bawahnya (layer 4, 3, 2 dan 1) berorientasikan tentang aliran data dari ujung satu ke ujung yang lainnya.
B. Konsep dan Kegunaan Layer
Banyak kegunaan yang didapat dari pembagian fungsi menjadi yang lebih kecil atau yang disebut layer. Kegunaan yang pasti adalah mengurangi kompleksitas, sehingga dapat
didefinisikan lebih detail.
Contoh kegunaannya antara lain:
·
Manusia dapat membahas dan mempelajari tentang protokol secara detil
·
Membuat perangkat menjadi bentuk modular, sehingga pengguna dapat menggunakan hanya modul yang dibutuhkan
·
Membuat lingkungan yang dapat saling terkoneksi
·
Mengurangi kompleksitas pada pemrograman sehingga memudahkan produksi
Tiap layer dapat diberikan pembuka dan penutup sesuai dengan layernya Untuk
berkomunikasi dapat dengan segera menggunakan layer dibawahnya.
1.
Layer Aplikasi
Pada layer ini berurusan dengan program komputer yang digunakan oleh user. Program
komputer yang berhubungan hanya program yang melakukan akses jaringan, tetapi bila yang tidak berarti tidak berhubungan dengan OSI.
Contoh: Aplikasi word processing, aplikasi ini digunakan untuk pengolahan text sehingga
program ini tidak berhubungan dengan OSI. Tetapi bila program tersebut ditambahkan fungsi jaringan misal pengiriman email, maka aplikasi layer baru berhubungan disini.
2. Layer presentasi
Pada layer ini bertugan untuk mengurusi format data yang dapat dipahami oleh berbagai
macam media. Selain itu layer ini juga dapat mengkonversi format data, sehingga
layer
berikutnya dapat memafami format yang diperlukan untuk komunikasi.
Contoh format data yang didukung oleh layer presentasi antara lain : Text, Data, Graphic, Visual Image, Sound, Video. Bisa digambarkan seperti pada Gambar 2. Selain itu pada layer presentasi ini juga berfungsi sebagai enkripsi data.
3. Layer sesi
Sesi layer mendefinisikan bagaimana memulai, mengontrol
dan mengakhiri
suatu
percakapan (biasa disebut session). Contoh layer session :
NFS, SQL, RPC, ASP, SCP
4.
Layer Transport
Pada layer
4
ini bisa
dipilih
apakah menggunakan protokol yang
mendukung
error-recovery atau tidak. Melakukan multiplexing terhadap data yang datang, mengurutkan data yang dating apabila datangnya tidak berurutan.
Pada layer ini juga komunikasi dari ujung ke ujung (end-to-end) diatur dengan beberapa cara, sehingga urusan data banyak dipengaruhi oleh layer 4 ini.
5.
Layer
Network
Fungsi utama dari layer network adalah pengalamatan dan routing. Pengalamatan pada layer network merupakan pengalamatan secara logical, Contoh penggunaan alamat IP
seperti pada Gambar Berikut.
6.
Layer Data Link
Fungsi yang diberikan pada layer data link antara lain :
-
Arbitration, pemilihan media fisik
-
Addressing, pengalamatan fisik
-
Error detection, menentukan apakah data telah berhasil terkirim
-
Identify Data Encapsulation, menentukan pola header pada suatu data.
7. Layer Phiysical
Layer physical adalah lapisan pertama dalam model referensi jaringan OSI (lapisan ini merupakan lapisan terendah)
dari tujuh lapisan lainnya. Lapisan ini mendefinisikan antarmuka dan mekanisme untuk meletakkan bit-bit data
di atas media jaringan (kabel, radio, atau cahaya).
Selain itu, lapisan ini juga
mendefinisikan tegangan listrik, arus listrik, modulasi, sinkronisasi antar bit, pengaktifan koneksi dan pemutusannya, dan beberapa karakteristik
kelistrikan untuk media transmisi (seperti halnya kabel UTP/STP, kabel koaksial, atau kabel fiber-optic).
Protokol-protokol pada level PHY mencakup IEEE 802.3, RS-232C, dan X.21. Repeater,
transceiver, kartu jaringan/network interface card (NIC), dan pengabelan beroperasi di
dalam lapisan ini.
Comments
Post a Comment