Pengkabelan

BERANDA》MAKALAH》Jaringan Komputer 1

MODUL  3 PENGKABELAN


Dasar Teori dan Percobaan


    Perlu  diketahui  ada  dua  tipe  kabel  LAN, yaitu  straight  dan  Cross.  Nah, apa perbedaan antara keduanya? Bedanya adalah kabel straight digunakan untuk menghubungkan dua hardware yang beda jenis,misalnya PC/Laptop  dengan  Switch, sedangkan kabel cross  digunakan untuk menghubungkan 2  hardware yang sejenis seperti  PC/laptop dengan PC/laptop. Oke, langsung   saja   ke topik, untuk mulai melakukan kegiatan yang namanya “ngrimping”ada alat dan bahan yang diperlukan, yaitu :

  • Niat
  • Kabel UTP
  • konektor
  • RJ-4
  • Tang Crimping
  • Tester
  • Berdoa

 Berikut langkah-langkahnya:


  • Siapkan kabel UTP nya,lalu ukur sekitar 1 cm dari ujung kabel dan potong bagian luar dari kabel perlahan secara memutar,hati -hati karena kesalahan sedikit saja membuat kabel tipis 8 warna yang ada dibagian dalam kabel putus,  yang itu artinya kita harus mengulang  lagi untuk  memotong  bagian luarnya.

  • Setelah bagian luarnya kita potong, susun kabel-kabel warna-warni tersebut dengan urutan sebagaiberikut:
catatan: urutan kabel pada kabel Straight sama untuk kedua ujungnya dengan urutan [Putih Orange - Orange - Putih Hijau - Biru - Putih Biru - Hijau Putih Coklat – Coklat],

 Sedangkan untuk kabel Cross ujung satunya ditukar antara kabel no.1 dengan  no.3 dan kabel no.2 ditukar dengan kabel no.6.

  • Setelah disusun dengan rapi dan ujung dari semua kabel rata (untuk memudahkan ketika memasukannya kedalam konektor RJ-45, potong  saja  jika semua ujung belum rata), ambil konektor RJ-45-nya kemudian masukkan semua ujung kabel yang telah di susun  dengan   hati–hati kedalam  lubang  yang  terdapat pada konektor RJ-45 tersebut Pastikan semua kabel rata pada tiap ujung lempengan yang ada di dalam port. Karena satu saja dari kaki-kaki kabel tidak menyentuh pada lempengan tersebut maka kabel tidak akan berfungsi.

  • Kemudian,   masukkan   konektor  RJ-45  yang  telah  disatukan  dengan   kabel tersebut  pada  Crimping  Tool  dan  tekan  dengan  tenaga  yang  cukup  kuat,  dan tahan beberapa detik untuk memastikan kaki pengunci pada konektor telah   mengunci   kabel dengan  baik  sehingga  tidak  goyang  atau  lepas.

  • Lakukan hal yang sama pada ujung satu lagi.
Langkah selanjutnya kita akan menggunakan network cable tester (LAN Tester) untuk menguji apakah kabel kita telah berfungsi dengan baik. Masukkan kedua ujung konektor pada masing – masing port untuk RJ-45 pada tester, kemudian hidupkan testernya, perhatikan kedua  bagian lampu indikator (umumnya masing-masing berjumlah 8 lampu plus 1 lampu indikator untuk grounding). Jika kabel dalam status yang bagus, pada kabel straight lampu-lampu tersebut akan hidup berurutan sesuai dengan urutan nomornya, sedangkan pada kabel cross urutan lampu yang hidup akan berbeda,lampu A 1 akan berpasangan dengan lampu B 3 dan lampu A 2 akan berpasangan dengan lampu B 6, begitu juga sebalikanya,lampu B1 akan berpasangan dengan lampu A 3 dan lampu B 3 akan berpasangan dengan lampu A 6 dan lampu lainnya tetap urut nyalanya.

Prev || Next 


Comments