Aura

>BERANDA



 

 

 Penjelasan

Aura

Aura adalah sebuah pancaran energi di sekitar tubuh manusia yang membentuk medan elektromagnetik. Sifatnya aura selalu berubah dalam tubuh dan tidak tetap, kadang aura yang dipancarkan lemah, tetapi kadang jua aura yang dipancarkan kuat. Perubahan energi kekuatan aura tersebut dipengaruhi olef faktor emosi manusia serta faktor intern dalam tubuh manusia.

Perlu Anda ketahui, terdapat banyak sekali manfaat dari terpancarnya aura manusia yang kuat. Diantaranya adalah untu merubah kehidupan menjadi lebih baik, menjadi lebih sukses, bahagia, sehat, damai. Meskipun begitu terkadang ada juga keburukan dari aura, yaitu apabila yang kuat dari pancaran energi aura manusia adalah aura negatif. Contohnya adalah suram, galau, kecewa, sakit dan menderita.
Itulah sebabnya mengapa banyak orang yang ingin mencari cara untuk membuka dan memperkuat pancaran energi aura positif dalam diri mereka, karena manfaat dari pancaran energi aura pada diri manusia memang banyak sekali.

Pengertian Aura

Kembali ke pembahasan apa itu aura? Jika Anda merasa masih bingung dengan pengertian aura, anggap saja aura itu seperti medan energi pribadi yang melindungi tubuh fisik anda. Aura tidak akan ada tanpa tubuh fisik dan sebaliknya tubuh tidak akan ada tanpa aura.
Aura adalah cetak biru dari seluruh organ tubuh, jantung, hati, otot, tulang bahkan pembuluh darah. Semua bagian penting dalam tubuh kita bisa bekerja dengan lancar karena energi aura kita mengalir dengan lancar. Aura juga yang melindungi anda dari pengaruh luar yang berbahaya seperti polusi elektromagnetik dan juga energi negatif yang berada disekitar anda.
Sebagai pantulan energi dari dalam tubuh anda, aura bisa menjadi cermin atas apa yang terjadi dalam tubuh fisik dan bahkan emosi anda. Dari warna aura yang terpancar kita bisa melihat karakter dasar seseorang. Emosi, cinta dan kebohongan juga bisa kita rasakan dengan melihat aura yang dipancarkan tubuh.
Aura Itu Alami dan Bukan Mistik
Tidak seperti yang dipikirkan kebanyakan orang, aura bukanlah energi mistik yang hanya bisa dimiliki oleh orang-orang tertentu. Meskipun tentu saja ada beberapa orang spesial yang pancaran auranya berkali lipat lebih kuat dari orang biasa. Semua objek di dunia ini diselubungi aura meskipun anda belum bisa melihatnya. Anda mungkin belum begitu memahaminya saat ini namun anda pasti akan tahu jika anda bisa melihatnya sendiri dengan mata kepala anda.
Pada dasarnya setiap orang bisa melihat aura. Hanya saja setiap orang memiliki kepekaan batin yang berbeda-beda. Sehingga bagi mereka yang kurang peka membutuhkan sedikit latihan agar bisa melihat aura.

Referensi

Aura yang dikenal pada anime tersebut disebut sebagai Nen. Nen terdiri dari 4 elemen dasar yaitu:
1. Ten ( Point ) , yaitu merefleksikan diri sendiri, menfokuskan pikiran dan menentukan tujuan.
2. Zetsu ( Tongue ), yaitu memasukkannya didalam kata-kata.
3. Ren ( Temper ), yaitu mengintensifkan atau memperkuat kehendak.
4. Hatsu ( Release ), yaitu memasukkannya dalam suatu tindakan.
Ketika seseorang telah dapat mengendalikan ke 4 elemen dasar dari Aura tersebut, maka orang tersebut dapat mengendalikan aura yang terdapat dalam dirinya yang terbagi menjadi 6 elemen.
Bagian Tengah ( HATSU ), ekspresi unik dan spesial dari seseorang yang menciptakan aktivitas aura khusus.

Ada beberapa hal penting yang berkaitan dengan aura :

1. Aura manusia selalu berubah-ubah sesuai dengan kedewasaan kepribadian seseorang.
2. Aura manusia berwarna-warni sesuai dengan kepribadian dan kehidupan seseorang. Masing-masing warna aura menunjukkan kepribadian yang berbeda.
3. Panjang pendeknya aura dapat dideteksi dengan indra peraba kulit maupun dengan tongkat deteksi.
4. Aura seseorang dapat mempengaruh maupun dapat dipengaruhi oleh lingkungan sehingga dapat bertambah maupun dapat berkurang karena faktor lingkungan.
Ada beberapa hal yang dapat dilakukan agar pancaran aura tetap cemerlang, diantaranya :
1. Makan makanan yang halal, baik dan tidak berlebihan.
2. Olahraga yang cukup dan teratur.
3. Memenuhi kebutuhan tubuh akan udara segar.
4. Istirahat dengan cukup, mengurangi rokok, alkohol dan obat terlarang.
5. Mengurangi gerak hati, gerak pikir dan kegiatan-kegiatan yang buruk.
6. Mengurangi sikap hati yang kasar, mudah emosi dan memperbanyak rasa kasih sayang.

Cara Melihat Aura Menggunakan Mata Manusia

1.  Melihat Aura Dengan Jari Tangan
Carilah tembok yang berwarna putih, lalu duduklah dengan tenang pada jarak 1/2 meter dari tembok. Ambil nafas sebanyak mungkin dan tahan selama mungkin. Lakukan sebanyak 5 kali. Gosoklah kedua telapak tangan hingga terasa hangat. Tempelkanlah masing-masing jari tangan kanan dan kiri saling berpasangan. Letakkanlah kedua tangan yang masih berpasangan tadi 30 cm didepan mata dengan latar belakang tembok berwarna putih. Renggangkanlah perlahan-lahan kedua telapak tangan saling menjauh. Perhatikanlah, antara kedua ujung jari tadi akan mengeluarkan garis cahaya putih. Itulah aura yang memancar dari ujung jari kita.
2.  Melihat Aura Dengan Telapak Tangan
Tariklah nafas dan gosokkanlah kedua telapak tangan seperti pada cara No. 1. Tempelkanlah salah satu telapak tangan pada tembok yang berwarna putih. Tariklah nafas, tahan dan hembuskanlah. Lepaskan telapak tangan dari tembok. Amatilah bekas telapak tangan yang tertinggal ditembok. Itulah aura yang memancar dari telapak tangan dan lama kelamaan akan larut dalam aura alam.
3.  Melihat Aura Diri Sendiri
Letakkanlah cermin besar dihadapan kita. Duduklah dengan tenang. Usahakanlah latar belakang tembok berwarna putih dan penerangan berupa lampu neon. Tariklah nafas sebanyak mungkin dan tahanlah selama mungkin. Ulangilah sebanyak 5 kali. Tataplah bayangan diri kita yang ada dicermin. Pandangan mata diusahakan tidak melihat tubuh maupun bayangan tubuh, namun lihatlah batas tepian kepala dengan latar belakang tembok. Setelah pandangan mata kita terfokus, maka perlahan-lahan dari kepala dan bahu akan keluar cahaya aura kita. Sinar yang pertama kali terlihat, biasanya berwarna putih. Putih ini biasanya bukan merupakan warna aura kita yang sesungguhnya, melainkan dari warna aura yang sesungguhnya. Tataplah terus sampai kita melihat warna lain yang tidak berubah. Setelah berhasil, mulailah untuk melihat aura orang lain.
4.  Melihat Aura Orang Lain
Mintalah bantuan seseorang yang akan menjadi objek untuk berdiri didepan tembok yang berwarna putih. Usahakanlah penerangan didalam ruangan dibuat remang-remang atau redup. Berdirilah lebih kurang 3 meter didepan objek. Fokuskanlah pandangan mata pada bagian tepi kepala dan bahu objek. Perlahan-lahan akan keluar sinar aura dari tepi kepala objek. Fokuskanlah pandangan pada seluruh tepian tubuh objek, maka seluruh tubuh objek akan memancarkan warna aura

Comments